Tanda-Tanda Fi’il Amr dan Huruf
عَلاَمَاتُ الْفِعْلِ الْأَمْرِ وَالْحَرْفِ
Tanda-Tanda Fi’il Amr dan Huruf
Pada edisi sebelumnya kita sudah membahas mengenai tanda-tanda fi’il madhi dan fi’il mudhari’. Dan sebagai kelanjutannya, berikut tanda-tanda fi’il amr yang kami isyaratkan sebelumnya.
Para ulama nahwu menyebutkan bahwasanya fi’il amr mempunyai 2 tanda yang dengan keduanya dia bisa dibedakan dari yang lainnya, yaitu :
1. Menunjukkan makna permintaan (اَلطَّلَبُ).
Di sini kami tidak katakan ‘menunjukkan makna perintah’, karena kata perintah itu lebih khusus daripada permintaan. Setiap perintah pasti permintaan akan tetapi tidak semua permintaan itu adalah perintah. Karenanya kami telah katakan sebelumnya bahwa memaknai fi’il amr dengan ‘kata kerja perintah’ itu hanya sekedar untuk mendekatkan pemahaman. Karena fi’il amr itu lebih umum daripada sekedar kata kerja perintah. Penjelasannya sebagai berikut:
Permintaan (الطلب) dalam bahasa Arab ada 3 jenis:
a. Perintah (أمر), yaitu permintaan yang ditujukan kepada yang derajatnya lebih rendah.
Contoh: Permintaan Allah kepada hamba-Nya, permintaan orang tua kepada anaknya, permintaan guru kepada muridnya. Semua ini adalah perintah karena derajat yang meminta lebih tinggi daripada yang dimintai.
b. إِلْتِمَاسٌ (permintaan), yaitu permintaan yang ditujukan kepada yang derajatnya setingkat.
Contoh: Permintaan di antara sesama siswa, permintaan di antara sesama saudara, dan semacamnya.
c. دُعَاءٌ (doa atau permohonan), yaitu permintaan yang ditujukan kepada yang derajatnya lebih tinggi.
Contohnya kebalikan dari yang pertama: Permintaan hamba kepada Allah dinamakan doa dan permohohan, bukan perintah. Permintaan anak kepada orang tua dinamakan permohonan, bukan perintah. Demikian halnya dengan permintaan murid kepada gurunya.
Jika ini sudah dipahami maka kita katakan bahwa di antara tanda fi’il amr itu adalah menunjukkan makna ‘permintaan’ dengan ketiga bentuknya, dan bukan hanya menunjukkan makna ‘perintah’.
Karenanya setiap كلمة yang menunjukkan makna permintaan dengan salah satu dari ketiga bentuknya adalah fi’il amr.
Silakan berlangganan untuk membaca kelanjutannya.
Tafadhdhal masukkan pertanyaan seputar artikel "Tanda-Tanda Fi’il Amr dan Huruf"